Bandar Sabu Bacok Polisi

admin admin
Bandar Sabu Bacok Polisi
Abdul Manan
Petugas Polsek Medan Barat memperlihatkan tersangka bandar sabu Miswandi dan dua orang pemakai sabu berikut barang bukti sabu dan sebilah senjata tajam, Sabtu (19/01/2013). Saat ditangkap, Jumat (18/01/2013) malam, tersangka Miswandi sempat membacok salah

Bandar Sabu Bacok Polisi

admin admin
Bandar Sabu Bacok Polisi
Abdul Manan

Medan, (beritasumut.com) Seorang tersangka bandar narkoba jenis sabu di Martubung, Medan, Sumatera Utara, ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Medan Barat, Jumat (18/01/2013) malam.

Saat penangkapan, bandar sabu yang diketahui bernama Miswandi (40) warga Gang Punimin Martubung nekat membacok tangan seorang polisi.

Berdasarkan data yang dihimpun, Sabtu (19/1/2013) saat dipaparkan, tersangka memang sudah target operasi (TO) polisi karena selama ini kerap membuat warga resah dengan tersangka. Setelah dilakukan pengintaian kurun waktu sepekan, akhirnya polisi berhasil meringkus pelaku.

Sebelum melakukan penangkapan tersangka, petugas awalnya meringkus dua pria yang diketahui bernama Danu (32) dan Anwar (36), keduanya warga Gang Punimin Martubung, yang sedang asyik nyabu dari depan rumah Miswandi.

Saat polisi melakukan penyergapan di rumah tersangka, Miswandi yang mengetahui kedatangan petugas berusaha untuk melarikan diri dan mengambil samurai miliknya. Tidak mau sasarannya lari begitu saja, polisi pun berusaha menangkapnya. Namun saat melakukan penangkapan, tangan kanan seorang petugas yang diketahui bernama Brigadir Erwin Lubis dibacok oleh pelaku dengan senjata tajam.

Setelah ditangkap, polisi melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan menemukan barang bukti sabu sebanyak 5 gram, alat penghisap sabu dan uang tunai hasil penjualan barang haram itu.

Saat dijumpai di kantor polisi, Miswandi mengaku membacok tangan polisi untuk melarikan diri.

"Mau menyelamatkan diri, Bang," tuturnya.

Bisnis haram itu telah dijalaninya selama dua bulan belakangan ini setelah berhenti bekerja bongkar muat di Pelabuhan Belawan.

"Baru dua bulan, Bang, saya sudah tidak kerja lagi," jelas dia.

Kanit Reskrim Polsek Medan Barat Iptu Syarifur Rahman mengatakan, para tersangka masih dalam pemeriksaan. Sedangkan anggotanya yang kenak bacok masih dalam perawatan.

"Masih kita periksa dan akan kita kembangkan. Tangan anggota saya luka 25 jahitan," pungkas Kanit. (BS-035)