Rabu, 19 Februari 2020

    Anaknya Diperkosa Oknum Guru PNS Hingga Melahirkan, Warga Pagaran Taput Datangi Komnas PA

    Sabtu, 05 April 2014 19:32:00
    BAGIKAN:
    Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait (Kiri), korban dan ibunya. (Ist)
    Medan, (beritasumut.com) Ulida Boru Sitompul (43) bersama anaknya penyandang tuna wicara, E Boru P (18) warga Desa Simamora Nabolak, Kecamatan Pagaran, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut), mendatangi Kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Jalan Pelajar Timur, Medan, Sumut, Sabtu (5/4/2014) siang.

    Kedatangan mereka guna mencari keadilan tentang putrinya yang diperkosa oleh tetangganya  Marulak Aritonang (43), oknum PNS Guru SMP di sana.

    Ulida menceritakan, kejadian pemerkosaan terhadap anaknya terjadi pada Tahun 2012 lalu. Anaknya yang saat itu berusia 16 tahun bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah pelaku.

    "Anak saya bekerja sama pelaku dan saat suasana rumah sepi anak saya diperkosa hingga melahirkan seorang anak bernama Bintang pada September 2013 yang kini telah berusia 1,4 tahun," katanya.

    Mengetahui anaknya telah diperkosa sang majikan, Boru Sitompul pun melaporkan kejadian ini ke Polres Taput. Namun sayang, hingga kini pihak polres tidak pernah menindaklanjuti laporan korban.

    "Polres Taput malah membola-bola saya dan hingga kini pelaku pun masih mengirup udara bebas," katanya.

    Tak sampai disitu, katanya, untuk melakukan tes DNA apakah benar itu memang anak pelaku, pihak Polres Taput meminta Boru Sitompul menyiapkan uang sebesar Rp36 juta.

    "Disuruhnya juper saya untuk menyediakan uang Rp36 juta untuk tes DNA anak yang dilahirkan anak saya untuk memastikan apakah itu benar hasil perbuatan pelaku atau tidak. Kayak mana mau saya sanggupi, untuk makan sehari-hari saja susah," ujarnya.

    Untuk itu, kedatangannya ke Komnas PA meminta pertolongan agar dapat menyelesaikan kasus yang menimpa anaknya tersebut.

    "Saya berharap Komnas PA dapat menyesaikan kasus saya dan pelaku dapat ditangkap. Sudah tak tau lagi kemana saya mau mencari keadilan," ujarnya. (BS-031)
    T#g:
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    Sempat Ditunda, Penerbangan Tujuan Bandara Silangit Kembali Normal

    Beritasumut.com-Meski sempat ditunda dan ada gangguan, penerbangan tujuan ke Bandara Silangit, Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanulis Uta

  • 4 tahun lalu

    Cari Tersangka Curanmor, Oknum Petugas Polsek Medan Labuhan Malah Cabuli RD

    Beritasumut.com-RD Beru Ginting Suka (20), Warga Jalan Bersama, Kelurahan Banten, Kecamatan Medan Tembung, tak pernah membayangkan jika dirinya bakal

  • 4 tahun lalu

    Mentan Serahkan Alat Pertanian ke Tobasa, Samosir Taput dan Humbahas

    Beritasumut.com-Menteri Pertanian RI Dr Ir H Andi Amran Sulaiman mengajak petani untuk memahami sistem pertanian modern dengan menggunakan teknologi d

  • 4 tahun lalu

    Kepercayaan Petani Meningkat, Pasar Lelang Cabe Tarutung Melaju

    Beritasumut.com-Pasar lelang hasil pertanian di Tarutung, Tapanuli Utara (Taput) mendapat respon yang semakin baik dan positif dari para petani Cabai

  • 4 tahun lalu

    Bupati Taput Berikan Bantuan Dana Pendidikan Kepada Mahasiswa Baru

    Beritasumut.com-Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan didampingi Sekretaris Daerah Edward Tampubolon SE Anggota DPRD Taput Poltak Pakpahan, Asisten

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.