Rabu, 19 Februari 2020

    5 Tersangka Korupsi PLN Dijebloskan ke Rutan Tanjung Gusta

    Kamis, 20 Maret 2014 22:34:00
    BAGIKAN:
    Ilustrasi. (Google)
    Medan, (beritasumut.com) Lima tersangka korupsi pada pengerjaan Life Time Extention (LTE) pembangkit listrik Gas Turbine (GT) 2.1 dan GT 2.2 milik PLN di Belawan, dikirim ke Rutan Tanjung Gusta, Medan, Kamis (20/3/2014) sore. Mereka dikirim ke penjara itu setelah Kejagung melimpahkannya ke Kejari Medan.

    "Hari ini ada pelimpahan tahap dua perkara dugaan korupsi di PLN. Khusus tahap ini terdapat lima tersangka yang dilimpahkan," kata Kajari Medan Muhammad Yusuf.

    Kelima tersangka yang dilimpahkan dan dikirim ke Rutan Tanjung Gusta yakni Chris Leo Manggala (mantan General Manager Pembangkitan Sumatera Bagian Utara), Surya Dharma Sinaga (Manager Sektor Labuan Angin) yang merupakan ketua panitia lelang, Supra Dekanto (Direktur Produksi PT Dirgantara Indonesia/mantan Direktur PT Nusantara Turbin dan Propolasi), serta dua pegawai PLN Pembangkit Sumatera Utara yang bertugas mengawasi proyek itu, yaitu Rodi Cahyawan dan Muhammad Ali.

    Para tersangka ini dibawa dari Jakarta dan tiba di kantor Kejari Medan sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah menjalani pemberkasan, mereka dibawa dengan kendaraan tahanan ke Rutan Tanjung Gusta pada petang harinya.

    Selain 5 orang ini, tidak tertutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah. Seorang lain yang tengah diselidiki di antaranya M Bahalwan (Direktur Operasional PT Mapna Indonesia).

    Beredar informasi korupsi ini terjadi karena terdapat kemahalan harga dan kontrak yang diadendum. Selain itu, PLTGU Blok 2 Belawan tidak dikerjakan.

    Namun, Yusuf mengaku belum dapat merinci modus korupsi yang disangkakan kepada 5 orang ini. Alasannya, peran para tersangka dan teknisnya tertuang pada dakwaan yang akan disampaikan pada sidang perdana.

    Yusuf hanya mengatakan, dugaan korupsi ini berkaitan dengan pengerjaan Life Time Extention (LTE) major overhouls pembangkit listrik Gas Turbine (GT) 2.1 dan GT 2.2 milik PLN di Belawan pada 2012. "Berkaitan dengan LTE dengan kerugian fisik Rp 337,4 miliar," jelas Yusuf.

    Selain kerugian fisik, terdapat kerugian negara dalam bentuk energi. Sebab, seharusnya pekerjaan LTE itu menghasilkan output listrik 132 MW, namun kenyataannya yang diproduksi hanya 123 MW.

    "Setelah diaudit dan dikonversi ke uang, kerugian negara akibat kekurangan energi ini sekitar Rp2,007 triliun lebih, sehingga total kerugian negara menjadi Rp2,3 triliun," ucap Yusuf.

    Kelima  tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (BS-021)
    T#g:
      komentar Pembaca
      Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    Kejagung Jemput Mantan Wali Kota Medan Rahudman Harahap Dari Rutan Tanjung Gusta

    Beritasumut.com - Tim Penyidik Kejaksaan Agung menjemput mantan Wali Kota Medan Rahudman Harahap dari Rumah Tahanan Tanjung Gusta, Medan, Selasa (22/9

  • 5 tahun lalu

    2 Ons Ganja Ditemukan di Rutan Tanjung Gusta

    Beritasumut.com - Polsek Medan Helvetia menemukan ganja yang disimpan di dalam kandang ayam saat melakukan penggerebekan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas

  • 5 tahun lalu

    Tim Gabungan Gerebek Rutan Tanjung Gusta

    Beritasumut.com - Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Satresnarkoba Polresta Medan dan Unit Reskrim Polsek Me

  • 5 tahun lalu

    Cari Sensasi, Penghuni Rutan Tanjung Gusta Sembunyi di Atas Plafon

    Medan, (beritasumut.com) Penghuni Rutan dan Sipir Tanjung Gusta, Medan dibuat heboh dengan tidak adanya Yoni Syahputera (28) warga Jalan Panglima De

  • 6 tahun lalu

    Rekanan PLN M Bahalwan Ditahan di Rutan Tanjung Gusta Medan

    Medan, (beritasumut.com) Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan M Bahalwan, tersangka korupsi pekerjaan life time extention (LTE) major overhouls pe

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.