Kamis, 18 Juli 2019

Sumut-Guangdong Perkuat Kerjasama Ekonomi

Rabu, 00 0000 00:00:00
BAGIKAN:

Medan, (beritasumut.com)

Provinsi Sumatera Utara Indonesia dan Provinsi Guangdong Republik Rakyat Tiongkok, perkuat kerjasama ekonomi.

Perkuatan ekonomi ditandai dengan penandatanganan dua kerjasama ekonomi antara pengusaha Sumut dan pengusaha Guangdong dalam acara Busines Gathering Indonesia-China:North Sumatera-Guangdong Entrepreneur, di Ballroom Aston Medan, Selasa (13/11/2012).

Kedua kerjasama ekonomi itu, yakni antara PT Growth Sumatera Industry dengan PT Longping High-Tech, PT Growth Sumatera Industry dengan Guangzhow Hy Energy technology Co Ltd.

Kemudian pada Rabu (14/11/2012), rombongan pengusaha kedua negara dijadwalkan meninjau sejumlah proyek infrastruktur Sumut dan potensi ekonomi termasuk pariwisata.

Sebelumnya rombongan pengusaha Guangdong dijamu dalam sebuah makan malam (welcome dinner) di Taipan Restaurant Grandball Room, Jalan Putri Hijau Medan, Senin (12/11/2012) malam.

Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho melalui Sekda Nurdin Lubis saat itu memaparkan sejumlah potensi ekonomi Sumut dan sarana pendukung. Dia juga meyakinkan pengusaha Guangdong berinvestasi di Sumut.

Pada business gathering itu, Ketua Kerjasama Ekonomi, Sosial dan Budaya Indonesa-China (LIC) Sumut, Fajar Suhendra mengatakan, Guangdong potensial untuk Sumut dan demikian juga sebaliknya.

Dia menjelaskan pertumbuhan ekonomi Guangdong yang melaju pesat karena terhubung dengan seluruh provinsi di China. Tidak saja berperan penting di China, Guangdong juga¬ berpengaruh hingga ke berbagai belahan dunia.

"Kalau mau berbisnis dengan China, masuki dululah Guangdong. Guangdong memiliki peranan penting dalam sejarah pertumbuhan ekonomi China," katanya.

Demikian juga Sumut, katanya, juga memainkan peran penting di Indonesia. Sumut merupakan kawasan paling strategis di wilayah barat Indonesia, karena kaya akan berbagai potensi sumber daya alam, yang menunjang pesatnya ekonomi nasional.

Sebelumnya Ketua Business Gathering Juswan Tjoe juga menyebutkan arti pentingya hubungan yang lebih sinergis antara Sumut dan Guangdong. "Bahwa China sebenarnya ingin memberi banyak untuk pembangunan Sumut," ujarnya.

Konsulat Jenderal RRT di Medan Yang Lingzhu menilai kerjasama kedua provinsi antarnegara itu sangat strategis. Dia bahkan menegaskan bahwa Sumut sudah siap menjamu setiap investasi yang masuk.

Kemudian Wakil Ketua Kadin Sumut bidang Hubungan Luar Negeri Jonner Napitupulu mengatakan, kerjasama ekonomi dengan Guangdong semakin memperkuat hubungan sinergis Indonesia dengan China. "Kita berharap kerjasama ini saling menguntungkan," katanya.

Sementara itu, Plt Gubernur melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sabrina mengapresiasi kerjasama pengusaha Sumut-Guangdong itu karena sangat relevan dalam upaya mengatasi persoalan ketersediaan pangan dan energi.

Sebelumnya, sebutnya, antara Sumut dan Guangdong sudah terlibat kerjasama sebagai provinsi bersaudara.

Dia berharap kerjasama itu dioptimalkan lagi ke depan sehingga memberi manfaat untuk kedua provinsi. Nilai rencana realisasi investasi China di Sumut per Septemer 2012, tercatat sebesar US$ 30.238.930 atau sekitar Rp290,293 miliar.

"Karenanya dengan apa yang kita perbincangkan saat ini, nilai investasi yang masih dalam rencana ini bisa direalisasikan," katanya. (BS-033)

T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.