Ekonomi

Percepat Pelayanan, Pelindo 1 TPFT Online

Percepat Pelayanan, Pelindo 1 TPFT Online
beritasumut.com/ist
TPFT online Pelindo 1

Beritasumut.com-Dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau lebih dikenal dengan Pelindo 1 menyediakan layanan TPFT (Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu) secara online.

Tempat pemeriksaan sementara Online tersebut merupakan yang pertama di luar pulau Jawa yang dapat dioptimalkan guna menunjang kegiatan pemeriksaan fisik bea cukai dan karantina dengan mekanisme pemeriksaan karantina dilakukan terlebih dahulu sebelum respon kepabeanan.

ACS Humas Pelindo 1 Fiona Sari Utami, mengatakan, kesiapan dalam pelayanan TPFT kepada pengguna jasa dan masyarakat ini merupakan komitmen dalam mempercepat layanan dan keamanan  barang impor pengguna jasa.

“TPFT ini adalah layanan pertama di luar Pulau Jawa, layanan ini sudah dioperasikan sejak  tanggal 1 November 2015 yang lalu di  Belawan International Container Terminal (BICT) yang merupakan pelabuhan utama Pelindo 1. Dengan adanya layanan TPFT ini, proses waktu kegiatan pemeriksaan  (behandle) peti kemas  impor menjadi lebih efektif karena sudah menggunakan sistem online yang terintegrasi,” ungkap Fiona, dalam siaran persnya, Minggu (31/07/2016).
 
Menurut GM BICT Yarham Harid, Layanan TPFT ini berada di dalam pelayanan satu atap maka waktu yang dibutuhkan bagi pengguna jasa menjadi lebih cepat, dan dengan adanya sistem online, pemindahan peti kemas dari lapangan penumpukan ke lapangan behandle sudah berdasarkan sistem, dan tidak menunggu permintaan pengguna jasa lagi. Selain itu, dari segi fasilitas, para pengguna jasa mendapatkan fasilitas yang nyaman, akses informasi cepat dan akurat serta sarana & prasarana yang sangat mendukung kegiatan behandle.

“Keuntungan menggunakan fasilitas TPFT pemeriksaan bisa dilakukan bersama antara Bea dan Cukai dan Karantina, secara online dan dengan lokasi pemeriksaan/Behandle yang berada terpisah dari lokasi penumpukan petikemas di terminal, sehingga mengurangi mobilitas orang di dalam lapangan penumpukan petikemas di terminal,” jelas Yarham lebih lanjut.
 
Yarham mengatakan performa kinerja layanan BICT dengan adanya TPFT ini  semakin membaik, salah satunya mampu mempersingkat dwelling time dimana dari sebelumnya rata-rata dwelling time BICT tahun 2015 sekitar 5,9 hari, namun setelah layanan ini tercatat selama 2016 dwelling time rata-rata menjadi 4 hari. Pelindo 1 pun akan terus berkomitmen untuk  semakin mempersingkatkan dwellingtime tersebut.(BS06)