Senin, 18 November 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Jelang Ramadhan, Mustahil Harga Daging Sapi di Bawah Rp 80.000/Kg

Jelang Ramadhan, Mustahil Harga Daging Sapi di Bawah Rp 80.000/Kg

Rabu, 27 April 2016 22:09:00
BAGIKAN:
Beritasumut.com/Ist
Penjualan daging sapi
Beritasumut.com-Jelang bulan ramadhan dan lebaran, Presiden Jokowi meminta untuk menurunkan harga daging sapi di bawah Rp 80.000 per kg.Harga ini dinilai sejumlah pedagang mustahil.Kecuali jika pemerintah berani menetapkan harga eceran tertinggi (HET) dan memberikan sanksi tegas bagi setiap pelanggarnya.

Agus pedagang daging sapi di Pusat Pasar Tradisional Medan mengungkapkan, saat ini saja harga daging sapi bertahan Rp 110.000 per kg. Menurut Agus, kondisi ini sudah berlangsung sejak satu bulan terakhir."Sekarang harga daging seratus sepuluh ribu perkilo. Kalau menjelang Ramadhan dan lebaran, tidak mungkin turun,"ujar Agus, Rabu (27/04/2016). 

Mahalnya harga tersebut tidak terlepas dari harga sapi hidup yang dibeli pedagang juga terbilang mahal dikisaran Rp 45.000 per Kg.Harga dapat lebih murah jika pemerintah bisa menetapkan HET sapi hidup."Kalau HET untuk sapi hidup perkilogramnyanya  Rp 25.000 per kg, harga bisa diturunkan,"ujarnya.

HET ini menurutnya sangat penting. Sehingga menjadi regulasi dan diberikan sanksi tegas bagi setiap pelangga yang menjual harga diatas HET. "Namun kalau tanpa HET, untuk mencapai harga tersebut sulit. Itu artinya pemerintah tidak serius untuk melakukan penurunan harga,"tandasnya.

Sementara itu, pengamat ekonomi M Ishak menilai permintaan presiden tersebut bisa direaliasikan. Karena mungkin secara data sambungnya, Indonesia surplus akan stok sapi ini."Bisa saja, secara data tertulis tercover. Namun yang  keliru dalam mekanisme pasar,"ujarnya seraya menambahkan untuk merealisasikan permintaan presiden ini, semestinya berkoordinasi dengan berbagai pihak agar barang tidak keluar atau ditumpuk.

Menurutnya dalam persoalan ini yang keliru adalah pengaturan mekanisme bahan pangan  yang seharusnya tidak dilepas ke pasar."Untuk ini, harus ada kebijakan dan tindakan yang tegas. Tidak cukup kebijakan saja," pungkasnya. (BS01)

T#g:Ramadhan
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 6 bulan lalu

    Buka Puasa Bersama Pertuni Sumut, Wagub Sumut Ingin Disabilitas Center Segera Terealisasi

    Beritasumut.com-Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah menghadiri acara Buka Puasa Bersama dan Khataman Al Quran Persatuan Tuna

  • 6 bulan lalu

    Idul Fitri 1440 H Jatuh Pada Rabu 5 Juni 2019

    Beritasumut.com-Pakar astronomi dari Tim Falakiyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya menegaskan bahwa tidak ada referensi empirik visibilitas (ket

  • 6 bulan lalu

    Redam Angka Kriminalitas, Polrestabes Medan Sebarkan 1.405 Pasukan Terlatih

    Beritasumut.com-Polrestabes Medan sebar pasukan sebanyak 1.405 orang yang sudah yang terlatih untuk meredam aksi kriminalitas di Medan. Pasukan

  • 6 bulan lalu

    Di Hadapan LVRI Sumut, Gubernur: Saya Butuh Nasihat Orang Tua

    Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta agar para orang tua dan ulama terus berbuat bagi bangsa ini, terutama dalam m

  • 6 bulan lalu

    Buka Puasa Bersama Karang Taruna, Wagubsu: Semua Harus Bersinergi Membangun Sumut

    Beritasumut.com-Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah berbuka puasa bersama pengurus Karang Taruna Sumut di Komplek Palem Indah, J

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.