Jumat, 22 November 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Inflasi Medan Dipengaruhi Kenaikan Harga BBM

Inflasi Medan Dipengaruhi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 07 Januari 2015 22:46:00
BAGIKAN:
Ilustrasi. (Google)
Beritasumut.com Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) pada awal November 2014 lalu membuat inflasi meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.

Inflasi Kota Medan pada Desember 2014 tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya, yaitu dari 1,75% (mtm) menjadi 2,53% (mtm).

Dengan perkembangan itu, realisasi inflasi tahunan Kota Medan pada Desember 2014 tercatat sebesar 8,24% (yoy).

"Peningkatan infasi di kota Medan pada Desember 2014 terutama disumbang oleh peningkatan inflasi kelompok administered prices," kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Subintoro di Medan, Rabu (7/1/2015).

Dikatakannya, tekanan inflasi pada kelompok administered prices tersebut disumbang oleh komoditas bensin sebesar 0,73% , angkutan dalam kota sebesar  0,70%), tarif listrik sebesar 0,17%  dan angkutan udara sebesar 0,07%.

"Peningkatan harga kelompok administered prices itu  sebagai dampak langsung maupun dampak lanjutan (first and passthrough impact) kebijakan kenaikan harga BBM Bersubsidi oleh Pemerintah Pusat, baik premium maupun solar sebesar Rp2.000/liter, pada 18 November 2014 lalu yaitu sebesar 30,77% untuk premium dan sebesar 36,36% untuk solar," katanya.

Secara keseluruhan, kenaikan harga BBM memberikan dampak langsung dan tidak langsung melalui kenaikan tarif angkutan terhadap inflasi di November dan Desember 2014 sekitar 2,55%.

"Kelompok volatile foods juga menjadi penyumbang inflasi pada bulan Desember 2014 terkait keterbatasan pasokan," katanya.

Sementara itu, ekspektasi inflasi diperkirakan masih cukup terjaga. Secara spesifik, tercermin dari Survei Penjualan Eceran yang dilakukan oleh Bank Indonesia. Dimana, pedagang ritel berkeyakinan bahwa harga barang dan jasa akan stabil untuk 3 bulan dan 6 bulan yang akan datang.

Hal ini disebabkan dampak kenaikan harga BBM akan relatif berkurang pada tahun 2015. Di sisi lain, tekanan kenaikan permintaan akhir tahun diperkirakan relatif minimal pada Desember 2014 yang berdampak pada terjaganya inflasi kelompok inti

"Ke depan, tekanan inflasi diperkirakan menurun sejalan dengan penurunan harga BBM dan membaiknya pasokan. Dengan perkembangan tersebut, harga BBM non subsidi (Pertamax) juga mengalami penurunan. Dalam kaitan ini, TPID Provinsi Sumatera Utara dan TPID Kota Medan berkomitmen untuk meningkatkan peran TPID dalam rangka pengendalian inflasi, kestabilan harga dan keterjangkauan pasokan komoditas," jelasnya. (BS-031)
T#g:inflasi
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Deli Serdang Dapat Penghargaan TPID Kategori Teladan Tingkat Provinsi Sumut

    Beritasumut.com-Sekdakab Deli Serdang Darwin Zein SSos mewakili Pemerintah Kabupaten Deli Serdang  menerima penghargaan dari Gubernur Sumatera

  • 2 bulan lalu

    Gubernur Buka Rakor TPID se-Sumut 2019, Kendalikan Inflasi Seperti Menjaga Tensi

    Beritasumut.com–Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengibaratkan menjaga laju inflasi seperti mengendalikan tensi darah di tubuh m

  • 2 bulan lalu

    Musa Rajekshah Apresiasi Rapat TPID se-Sumatera di Sumut

    Beritasumut.com-Koordinasi dan sinergi semua pihak yang terkait sangat penting dalam upaya pengendalian inflasi. Tindakan pengendalian inflasi yang

  • 4 bulan lalu

    Cabai Merah dan Rawit Komoditas Utama Penyumbang Inflasi di Kabupaten Deli Serdang

    Beritasumut.com-Pada bulan Juli 2019 tercatat inflasi Kota Medan sebagai kota IHK (Indeks Harga Konsumen) sebesar 1,63% atau dengan demikian inflas

  • 9 bulan lalu

    Pemko Medan Bahas Evaluasi Pengendalian Inflasi

    Beritasumut.com-Pemko Medan menggelar Rapat Pembahasan dan Evaluasi Pengendalian Inflasi Kota Medan pada Bulan Januari 2019, Rabu (20/02/2019) di R

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.