Ekonomi

Inflasi Medan Dipengaruhi Kenaikan Harga BBM


Inflasi Medan Dipengaruhi Kenaikan Harga BBM
Ilustrasi. (Google)
Beritasumut.com Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) pada awal November 2014 lalu membuat inflasi meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.

Inflasi Kota Medan pada Desember 2014 tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya, yaitu dari 1,75% (mtm) menjadi 2,53% (mtm).

Dengan perkembangan itu, realisasi inflasi tahunan Kota Medan pada Desember 2014 tercatat sebesar 8,24% (yoy).

"Peningkatan infasi di kota Medan pada Desember 2014 terutama disumbang oleh peningkatan inflasi kelompok administered prices," kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Subintoro di Medan, Rabu (7/1/2015).

Dikatakannya, tekanan inflasi pada kelompok administered prices tersebut disumbang oleh komoditas bensin sebesar 0,73% , angkutan dalam kota sebesar  0,70%), tarif listrik sebesar 0,17%  dan angkutan udara sebesar 0,07%.

"Peningkatan harga kelompok administered prices itu  sebagai dampak langsung maupun dampak lanjutan (first and passthrough impact) kebijakan kenaikan harga BBM Bersubsidi oleh Pemerintah Pusat, baik premium maupun solar sebesar Rp2.000/liter, pada 18 November 2014 lalu yaitu sebesar 30,77% untuk premium dan sebesar 36,36% untuk solar," katanya.

Secara keseluruhan, kenaikan harga BBM memberikan dampak langsung dan tidak langsung melalui kenaikan tarif angkutan terhadap inflasi di November dan Desember 2014 sekitar 2,55%.

"Kelompok volatile foods juga menjadi penyumbang inflasi pada bulan Desember 2014 terkait keterbatasan pasokan," katanya.

Sementara itu, ekspektasi inflasi diperkirakan masih cukup terjaga. Secara spesifik, tercermin dari Survei Penjualan Eceran yang dilakukan oleh Bank Indonesia. Dimana, pedagang ritel berkeyakinan bahwa harga barang dan jasa akan stabil untuk 3 bulan dan 6 bulan yang akan datang.

Hal ini disebabkan dampak kenaikan harga BBM akan relatif berkurang pada tahun 2015. Di sisi lain, tekanan kenaikan permintaan akhir tahun diperkirakan relatif minimal pada Desember 2014 yang berdampak pada terjaganya inflasi kelompok inti

"Ke depan, tekanan inflasi diperkirakan menurun sejalan dengan penurunan harga BBM dan membaiknya pasokan. Dengan perkembangan tersebut, harga BBM non subsidi (Pertamax) juga mengalami penurunan. Dalam kaitan ini, TPID Provinsi Sumatera Utara dan TPID Kota Medan berkomitmen untuk meningkatkan peran TPID dalam rangka pengendalian inflasi, kestabilan harga dan keterjangkauan pasokan komoditas," jelasnya. (BS-031)

Tag:inflasi