Ekonomi

Harga Sejumlah Bahan Pokok Naik


Harga Sejumlah Bahan Pokok Naik
Google

Panyabungan, (beritasumut.com) – Menjelang bulan suci Ramdahan dan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sudah disetujui DPR RI, membuat harga sejumlah bahan pokok di Pasar Baru, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai merangkak naik

Pantauan wartawan di Pasar Baru, Panyabungan, Rabu (19/6/2013), harga yang mulai merangkak naik antara lain, beras yang sebelumnya Rp240.000 per sak menjadi Rp250.000. Minyak goreng curah dari Rp10.000 menjadi Rp11.000 per kilogram. Telur ayam ras dari Rp28.000 menjadi Rp32.000 per papan. Sementara untuk harga sayur mayur dari Rp1.000 per ikat menjadi Rp1.500. Cabai merah dari Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Sejumlah pedagang di Pasar Baru mengatakan kenaikan harga bahan pokok ini terkait mau datangnya bulan suci Ramadhan dan rencana kenaikan BBM.

Seperti diutarakan Atik (54) pedagang di Pasar Baru, Panyabungan. Kenaikan ini akibat mau datangnya bulan puasa dan kenaikan harga BBM. Kalau harga naik menjelang bulan puasa itu sudah biasa, sudah seperti tradisi.

“Yang kita takutkan nanti kenaikan harga ini nantinya semakin tinggi karena penyebab kenaikan ini dua faktor yakni bulan puasa dan kenaikan harga BBM. Kalau BBM naik sudah jelas harga-harga naik, karena ongkos pengakutannya pun naik,” terangnya.

Sejauh ini kenaikan harga bahan pokok ini belum tinggi, masih standar menjelang bulan puasa. Kalau nanti Pemerintah sudah resmi mengumumkan harga BBM, kemungkinan harga bahan pokok juga akan ikut naik, terangnya.

Sementara salah seorang konsumen berharap pemerintah mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok. Belum puasa harga sudah naik.

“Kenaikan harga bahan pokok ini jelas sangat merugikan kita, karena pengeluaran kita akan bertambah, belum lagi di bulan puasa ini saya dengar akan masih naik karena harga BBM belum resmi naik. Kenaikan harga saat ini masih dampak dari menjalang puasa,” ucapnya.

“Kalau nanti pemerintah resmi mengumumkan harga BBM, otomatis harga bahan pokok juga akan ikut naik. Kita tidak tau lagi nanti di bulan puasa nanti, belum lagi nanti menghadapi lebaran,” imbuhnya.

Untuk warga berharap pemerintah melakukan antisipasi atas kenaikan harga ini. “Agar bisa membantu masyarakat seperti kami ini,” pintanya. (BS-026)

Tag: