Senin, 22 Juli 2019
  • Home
  • Ekonomi
  • Curah Hujan Tinggi, Harga Karet di Madina Anjlok

Curah Hujan Tinggi, Harga Karet di Madina Anjlok

Rabu, 00 0000 00:00:00
BAGIKAN:

Panyabungan, (beritasumut.com)

Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Mandailing Natal juga berdampak pada harga karet di Madina. Harga karet turun mencapai Rp9.000 per kilogram dari sebelumnya Rp12.000 per kg.

Akibat anjloknya harga karet di Madina membuat petani menjerit. Seperti yang dirasakan Abdul Kholik (34), salah seorang petani Karet di Panyabungan Timur.

Abdul Kholik mengatakan, saat ini keluarganya sudah mulai dililit utang akibat kebutuhan keluarga tidak terpenuhi lagi dari penghasilan menyadap karet setiap minggunya.

Selain harga karet yang anjlok, hasil sadapan juga menurun secara drastis akibat curah hujan di Madina yang cukup tinggi saat ini.

“Biasanya kalau harga karet di atas Rp10.000 kita masih mendapat setoran Rp400.000 per minggu. Namun akibat harga karet di bawah Rp10.000 perkilogramnya ditambah hasil sadapan yang menurun, kita hanya mendapat bagi hasil dari penyadap karet tersebut Rp250.000 per minggu,” ujarnya.

Setoran tersebut tidak mencukupi bagi Abdul Kholik karena anak-anaknya punya kebutuhan transportasi setiap hari, belum lagi sudah ada anaknya yang duduk di perguruan tinggi.

Jamaluddin Lubis warga Desa Sidojadi, Kecamatan Bukit Malintang, mengeluhkan hal yang saama. Akibat tingginya curah hujan, cuma satu sampai dua hari dalam seminggu yang bisa melakukan aktivitas menyadap getah karet. Selebihnya berdiam diri di rumah.

“Penghasilan yang boleh berhenti dan berkurang, akan tetapi pengeluaran tidak bisa berhenti, hanya saja dikurangi seminimal mungkin. Jika kondisi harga dan cuaca seperti ini masih terus berlangsung dalam satu dua bulan ini, kemungkinan besar kondisi keuangan keluarga kita akan carut marut. Kalau saat ini masih bisa mengutang di kedai untuk kebutuhan pokok. Akan tetapi kalau terus menerus itu tidak mungkin,” sebutnya.

Sementara Rusli salah seorang penampung karet di wilayah Mandailing Godang mengakui harga karet saat ini sedang turun. Anjloknya harga karet tidak hanya terjadi di Madina, melainkan secara global.

“Kualitas karet di musim hujan kadarnya rendah sehingga harga jualnya juga rendah. Kita tidak ada mempermainkan harga apalagi harga karet sudah bisa dipantau seluruh warga melalui Papan Informasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Pasar, Koperasi dan UKM,” sebutnya. (BS-026)

T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.