Sabtu, 18 Januari 2020

Ditta Maharani, Pemanah Cantik dan Berprestasi dari FISIP USU

Minggu, 29 Mei 2016 17:11:00
BAGIKAN:
Beritasumut.com/Ist
Ditta Maharani 

Beritasumut.com-Ditta Maharani, seorang mahasiswi Ilmu Komunikasi FISIP USU kelahiran Kota Samarinda, Kalimantan Selatan ini memiliki hobi yang berbeda dari banyak perempuan lainnya. Hobi tersebut adalah memanah. Walaupun terbilang cukup 'ekstrem', Ditta mengakui bahwa memanah adalah salah satu olahraga yang paling menyenangkan.

Dara cantik ini menambahkan, kegiatan memanah ini berawal dari keisengannya bersama teman-temannya yang mencoba memanah dengan menggunakan busur sederhana yang hanya terbuat dari kayu dan bambu di akhir tahun 2014. Sulitnya menembakan anak panah tepat pada sasaran membuat rasa penasaran Ditta semakin menjadi-jadi.

"Selain itu, keinginan untuk jago memanah membuat saya ingin belajar panahan lebih dalam lagi. Awalnya pakai busur sederhana atau yang biasa disebut dengan busur tradisional, saya berlatih memanah setiap harinya," ujar Ditta.

Latihan setiap hari membuat Ditta semakin terampil menggunakan busur tradisional. Ditta bersama teman-temannya sepakat untuk membuat sebuah komunitas panahan sebagai wadah mereka yang diberi nama Lunar Archery. Taman Edukasi Avros yang terletak di Medan Poloniakemudian dijadikan sebagai tempat latihan memanah sehari-hari. Mahir menggunakan busur tradisional, Ditta kemudian beralih menggunakan busur standar atau standart bow yang biasa digunakan dalam sebuah kejuaraan panahan.

Ditta mulai berlatih bersama seorang teman yang telah lebih dulu mahir menggunakan standart bow. "Biar tambah jago memanah, saya juga juga belajar bermain panahan secara aman melalui youtube," terangnya seraya menambahkan butuh waktu setahun lebih mendalami dunia panahan.

Bersama dengan komunitasnya, Ditta kemudian mengikuti beberapa kejuaraan panaha. Kejuaraan panahan yang pertama diikuti adalah Harapan Tiga Open Tournament. Ditta berhasil keluar sebagai Juara 1 Pemula Dewasa Kategori Wanita pada kejuaraan tersebut yang berlangsung pada Maret 2016 lalu. Meski terjun di dunia panahan baru seumur jagung, Ditta mengaku sangat bersyukur akan prestasi yang ia raih.

Saat ini dirinya tengah menjadi pelatih panahan standar di Taman Edukasi Avros. Pekerjaan ini kian memotivasinya untuk semakin lebih baik kedepannya. “Kita masih muda, banyak hal positif yang dapat kita lakukan. Prestasi adalah nilai bonus dari semua usaha yang kita lakukan. Kuncinya adalah serius dan tekun dalam segala hal," tutur Ditta. (Tulisan kiriman dari Eleanor Publisher, Mahasiswa FISIP USU)

T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU Adakan Penyuluhan Tayangan TV di Kelurahan Aur

    Beritasumut.com-Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi USU mengadakan penyuluhan tayangan televisi (TV) yang mempertontonkan adegan, kekerasan hingga seksu

  • 5 tahun lalu

    Kelaparan, Aminullah Curi Kotak Infak Masjid FISIP USU

    Medan, (beritasumut.com) Lantaran kelaparan karena sudah sepekan lari dari rumah, Aminullah Rasyid (24) warga Jalan Puyuh IX, Perumnas Mandala berbu

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.